SMARTPEKANBARU.COM – Koperasi Harsa Husada Dinas Kesehatan Provinsi Riau mulai melakukan pembaruan sistem menuju koperasi modern berbasis teknologi setelah memasuki usia 40 tahun pada 3 Maret 2026. Perubahan ini dilakukan sebagai respons atas perkembangan zaman sekaligus upaya memperkuat manajemen usaha yang lebih profesional dan terbuka.
Plt Ketua TP PKK Provinsi Riau, Adrias Hariyanto, menyampaikan bahwa koperasi yang berdiri sejak 1986 tersebut harus segera beradaptasi dan tidak lagi bertumpu pada pola pengelolaan tradisional. Ia menilai transformasi digital menjadi langkah penting untuk memperluas akses layanan serta meningkatkan efisiensi bagi seluruh anggota.
“Koperasi dituntut tidak hanya bertahan, tetapi melompat lebih jauh. Harus adaptif terhadap teknologi, kreatif mengembangkan unit usaha, dan profesional dalam tata kelola,” ujarnya saat meninjau perkembangan koperasi di Kantor Dinas Kesehatan Riau, Selasa (3/3/2026).
Sebagai bagian dari penguatan unit usaha, koperasi meluncurkan program Belanja Barang Islami (BBI) dan menghadirkan harga promo pada unit toserba. Program ini dirancang untuk meningkatkan daya saing sekaligus memberi manfaat ekonomi lebih besar bagi anggota dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dalam perspektif ekonomi yang lebih luas, Adrias menekankan bahwa keberhasilan koperasi berhubungan langsung dengan ketahanan ekonomi keluarga. Menurutnya, koperasi memiliki keterkaitan strategis dengan gerakan PKK karena perputaran modal dan pengelolaan keuangan di dalamnya berdampak pada daya beli serta kemandirian rumah tangga.
“Koperasi yang kuat akan memperkuat ekonomi keluarga. Di sinilah peran perempuan menjadi sentral sebagai pengelola keuangan dan penggerak ekonomi rumah tangga yang berdaya saing,” tambahnya.
Ke depan, pengelolaan koperasi diarahkan agar lebih menitikberatkan pada hasil nyata bagi anggota, bukan sekadar peningkatan angka aset. Penerapan sistem berbasis teknologi informasi juga dianggap penting untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana.
Memasuki dekade kelima, koperasi ini ditargetkan menjadi contoh koperasi modern unggulan di lingkungan instansi pemerintahan, dengan tujuan membangun ekosistem ekonomi yang tidak hanya kuat secara modal, tetapi juga berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan anggota.
Sumber: Media Center Riau
