Skip to content
RADIO SMART PEKANBARU

RADIO SMART PEKANBARU

Kanal Bisnis & Inspirasi

  • News Update
  • Business Today
  • Live Talkshow
  • Ordinary News
  • Advertorial
  • Streaming
  • Info Pajak
  • Haloawalbros
  • Toggle search form
  • Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H ✨ Advertorial
  • Harumkan Nama Riau, Tiga Atlet Tenis Junior PTPN IV Regional III Masuk Radar Skuad Timnas Indonesia 2026 News Update
  • Perusahaan Penerima Magang akan Dapat Insentif Pajak Tambahan Economy
  • Sejumlah Titik Karhutla Muncul dalam Sehari di Kampar, Keterbatasan Alat Hambat Pemadaman Kampar
  • Kepergian Hj Basyariah, Istri Bupati Rohil: Sosok Ramah yang Dirindukan Government

DPRD Riau Ungkap Krisis Ruang ICU, Desak Solusi Cepat

Posted on 9 April 20269 April 2026 By Putri Anjelina

SMARTPEKANBARU.COM – Anggota DPRD Riau dari Daerah Pemilihan (Dapil) Siak–Pelalawan, Muhtarom, mendesak pemerintah agar segera mengambil langkah konkret dalam menambah kapasitas ruang Intensive Care Unit (ICU) di rumah sakit, baik yang dikelola oleh pemerintah maupun pihak swasta.

Permintaan ini disampaikan sebagai respons terhadap kondisi keterbatasan ruang ICU yang dinilai sudah berada pada tahap mengkhawatirkan di sejumlah rumah sakit di wilayah Riau.

Ia menilai, situasi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena berkaitan langsung dengan keselamatan pasien yang membutuhkan penanganan intensif.

Menurut Muhtarom, saat ini banyak pasien yang terpaksa menunggu dalam antrean panjang hanya untuk mendapatkan akses ke ruang ICU. Kondisi ini terjadi karena hampir seluruh ruang ICU di berbagai rumah sakit selalu dalam keadaan penuh.

Situasi tersebut tentu menjadi persoalan serius, mengingat pasien yang membutuhkan perawatan di ICU umumnya berada dalam kondisi kritis dan memerlukan penanganan medis secara cepat dan tepat.

Ia menjelaskan bahwa setiap kali ada pasien yang hendak dirujuk ke ruang ICU, hampir selalu tidak tersedia tempat karena kapasitas yang sudah penuh. Kondisi ini bukan hanya terjadi sesekali, melainkan berlangsung hampir setiap hari di berbagai rumah sakit.

Akibatnya, pasien yang membutuhkan penanganan darurat sering kali tidak dapat langsung ditangani secara optimal sesuai kebutuhan medisnya.

“Ketika daerah (Kabupaten Kota) ingin merujuk pasien ke ICU, sering kali tidak tersedia tempat. Ini menjadi persoalan serius yang harus segera diatasi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak boleh dianggap sebagai hal biasa karena menyangkut nyawa manusia yang membutuhkan penanganan segera.

Keluhan terkait sulitnya mendapatkan ruang ICU ini, lanjutnya, kerap disampaikan oleh masyarakat kepadanya, terutama oleh warga dari daerah yang ingin dirujuk ke fasilitas kesehatan di tingkat provinsi, khususnya di Pekanbaru. Mereka sering kali harus menunggu dalam kondisi darurat hanya karena keterbatasan ruang yang tersedia.

“Selalu penuh ketika ada warga dari daerah ingin dirujuk ke Pekanbaru, inikan berbahaya, sementara situasinya darurat,” ujar Muhtarom.

Muhtarom menilai bahwa kondisi ini menunjukkan adanya ketimpangan antara jumlah pasien yang membutuhkan layanan ICU dengan kapasitas ruang yang tersedia saat ini.

Keterbatasan tersebut menyebabkan sebagian pasien tidak mendapatkan pelayanan maksimal, bahkan berpotensi mengalami penurunan kondisi kesehatan akibat keterlambatan penanganan.

Ia menegaskan bahwa situasi ini perlu segera ditangani dengan langkah strategis dan terukur. Selain itu, ia juga mempertanyakan penyebab utama penuhnya ruang ICU, apakah semata-mata karena keterbatasan fasilitas yang tersedia atau karena tingginya jumlah pasien yang membutuhkan perawatan intensif.

Namun, menurutnya, kedua faktor tersebut kemungkinan besar saling berkaitan dan memperburuk kondisi yang ada.

“Kalau kita lihat kondisi di lapangan, memang banyak masyarakat yang membutuhkan ruang ICU, sementara jumlah ruang yang tersedia sangat terbatas,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kondisi ini seharusnya menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah, mengingat layanan kesehatan, khususnya fasilitas ICU, merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi untuk menjamin keselamatan masyarakat.

Tanpa ketersediaan fasilitas yang memadai, kualitas pelayanan kesehatan akan sulit ditingkatkan secara menyeluruh. Oleh karena itu, Muhtarom meminta pemerintah provinsi bersama pihak pengelola rumah sakit, baik milik pemerintah maupun swasta, untuk segera merancang langkah-langkah penambahan ruang ICU secara terencana dan berkelanjutan.

Upaya ini dinilai sangat penting sebagai bentuk antisipasi terhadap kemungkinan lonjakan jumlah pasien di masa mendatang, terutama dalam situasi darurat atau kondisi tertentu yang meningkatkan kebutuhan layanan intensif.

“Harapannya, dengan adanya penambahan ruang ICU, masyarakat yang membutuhkan perawatan intensif bisa tertangani dengan baik dan tidak lagi terkendala karena keterbatasan fasilitas,”ujarnya.

Muhtarom menegaskan bahwa peningkatan kapasitas ruang ICU bukan hanya sekadar kebutuhan teknis dalam sistem kesehatan, melainkan juga merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam melindungi keselamatan dan hak dasar masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan cepat.

Sumber: TribunPekanbaru.com

Government, Health, Highlights, Hospital, Riau Tags:DPRD Riau, Fasilitas Medis, ICU, kesehatan, Krisis Ruang ICU, Pasien, Riau, Rumah Sakit, Solusi Cepat

Navigasi pos

Previous Post: Pemilihan RT RW di Pekanbaru Bermasalah, DPRD Pekanbaru Panggil Camat
Next Post: X Perkenalkan Fitur Terjemahan Otomatis dan Editor Foto AI Berbasis Grok

Related Posts

  • Wakil Ketua DPRD Riau Dukung Pilkada Lewat DPRD Untuk Kurangi Kepala Daerah Berurusan Hukum Government
  • Polda Riau Imbau Pengemudi Angkutan Barang Patuhi Pembatasan Operasional Selama Pacu Jalur News Update
  • Polda Riau Kirim Bantuan 30 Truk Untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor Sumbar Government
  • Pemkab Inhu Anggarkan Rp 2 Miliar untuk Dukung Tim di Festival Pacu Jalur Kuansing 2025 EVENT
  • Gubri Ajak Warga Riau Mulai Hari dengan Olahraga Health
  • Sebagian Logistik Pilgub Riau Sampai di Kabupaten/Kota Riau

LIVE ON AIR

Breaking News
  • Harga Emas Pegadaian Naik pada 16 April 2026, Antam Tembus Rp3.009.000 per Gram
  • Seleksi Komisaris PT SPR Diperpanjang, Dorong Penguatan Kinerja BUMD
  • Optimalkan Deteksi Stroke, dr. Yan Leo Tambunan Paparkan Keunggulan Teknologi DSA di RS Awal Bros

KONTAK KAMI :

RADIO SMART PEKANBARU

Jalan Imam Munandar (Harapan Raya) No. 383, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. 28282

 

Email: officialsmartpku@gmail.com
Marketing : 0857 1111 8188
Program : 0811 757 1018

  • Ketua DPRD Riau Hadiri Pertemuan Strategis Bahas Pengembangan Usaha PT APN Government
  • Sensus Ekonomi 2026 Jadi Basis Pemetaan UMKM Nasional Business Today
  • Transfer Pusat Dikurangi Lagi, Gubernur Riau Harus Cari Potensi PAD Lain Economy
  • Beberapa Cara Menurunkan Trigliserida Tinggi dengan Cepat, Berikut Penjelasannya… Health
  • Harga Telur dan Beras di Pekanbaru Stabil Jelang Lebaran di Tengah Lonjakan Permintaan Economy
  • Kepercayaan Pelanggan Berlanjut, Telkom Wilayah Riau Amankan Perpanjangan Layanan Konektivitas PT. Inti Karya Persada Tehnik Ordinary News
  • Presiden Afsel Undang Prabowo Hadiri KTT G20 di Johannesburg November Ini Nasional
  • Panduan Beragama Masyarakat Muslim Melayu: Gubri Hadirkan UAS dan TGB di Masjid Raya Annur Pekanbaru Riau

Copyright ©052024 by @brodan

Powered by PressBook News WordPress theme