Skip to content
RADIO SMART PEKANBARU

RADIO SMART PEKANBARU

Kanal Bisnis & Inspirasi

  • News Update
  • Business Today
  • Live Talkshow
  • Ordinary News
  • Advertorial
  • Streaming
  • Info Pajak
  • Haloawalbros
  • Toggle search form
  • Plt Gubri: Ekonomi Riau Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Global Government
  • Mendag Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Bukan Pemicu Lonjakan Harga Ayam Business Today
  • Kampar Sediakan 70 Ton Beras Hadapi Banjir dan Longsor, Belum Tetapkan Status Darurat Government
  • Peredaran Narkoba di Riau Semakin Mengkhawatirkan, Ini Kata Ketua DPRD Riau
  • DPRD Pekanbaru Jadwalkan Pelaksanaan Reses Akhir April Ini News Update

Waspada! Kasus AIDS di Riau Didominasi Usia Produktif, Pekanbaru Catat Angka Tertinggi di Akhir 2025

Posted on 7 April 20267 April 2026 By Davira Febriana

SMARTPEKANBARU.COM , PEKANBARU – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Riau merilis data terbaru yang menunjukkan tren mengkhawatirkan terkait persebaran kasus AIDS di Bumi Lancang Kuning. Hingga penghujung tahun 2025, tercatat sebanyak 77 persen dari total kasus didominasi oleh kelompok usia produktif, yakni rentang 25–49 tahun. Fenomena ini menjadi alarm keras bagi ketahanan sosial dan ekonomi daerah, mengingat kelompok tersebut merupakan tulang punggung keluarga dan penggerak utama aktivitas ekonomi.

Sekretaris KPA Riau, dr. Wildan Asfan Hasibuan, mengungkapkan bahwa selain usia produktif matang, kelompok dewasa muda usia 20–24 tahun juga menyumbang sekitar 10 persen kasus. Secara gender, disparitas terlihat sangat mencolok di mana 88 persen penderita adalah laki-laki, sementara perempuan tercatat sebesar 12 persen. Dominasi ini ditengarai akibat tingginya perilaku berisiko yang masih banyak ditemukan pada kelompok laki-laki di wilayah perkotaan maupun industri.

“Mayoritas kasus berada di usia aktif bekerja. Ini adalah perhatian serius karena berdampak luas. Faktor perilaku masih menjadi tantangan utama kita dalam menekan angka penularan,” ujar dr. Wildan saat memberikan keterangan pada Senin (6/4/2026). Hingga Desember 2025, jumlah kumulatif kasus AIDS di Riau telah mencapai 4.480 orang, dengan sebaran wilayah yang menunjukkan konsentrasi tinggi di pusat-pusat urban.

Kota Pekanbaru menempati urutan pertama dengan jumlah kasus tertinggi mencapai 2.746 orang, disusul oleh Kabupaten Indragiri Hilir (308 kasus) dan Kota Dumai (300 kasus). Sebaliknya, angka relatif rendah tercatat di Indragiri Hulu dengan 34 kasus dan Kampar sebanyak 49 kasus. Tingginya angka di Pekanbaru dinilai dr. Wildan sebagai dampak dari mobilitas penduduk yang sangat dinamis serta ketersediaan akses layanan kesehatan yang lebih baik, sehingga deteksi kasus menjadi lebih masif dibandingkan daerah lain.

Menyikapi data tersebut, KPA Riau terus menggencarkan kampanye edukasi mengenai pentingnya deteksi dini dan perilaku hidup sehat. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu melakukan tes HIV secara sukarela, karena penanganan medis yang cepat terbukti mampu menjaga kualitas hidup penderita agar tetap produktif. Selain itu, dr. Wildan menekankan pentingnya menghapus stigma negatif terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHIV) di tengah masyarakat.

“ODHIV tidak untuk dijauhi, melainkan didukung. Dukungan keluarga dan lingkungan sangat krusial agar mereka tetap disiplin menjalani pengobatan. Mereka tetap bisa hidup normal dan berkontribusi bagi masyarakat selama rutin menjalani terapi medis,” pungkasnya. Sinergi antara pemerintah dan kesadaran kolektif masyarakat diharapkan mampu menekan laju kasus baru di tahun-tahun mendatang.

Sumber : Media Center Riau

Health, News Update, Pekanbaru, Riau

Navigasi pos

Previous Post: Audiensi Kanwil DJP Riau dan Plt. Gubernu Riau, Perkuat Sinergi dan Dukungan Program Perpajakan
Next Post: Perdana di Riau! Bupati Suhardiman Amby Kerahkan PPNS Kuansing Sikat Pelanggar Perda Demi Selamatkan Fiskal Daerah

Related Posts

  • Lembaga Pendidikan Komersil Masuk Dalam Objek PBB Sektor Perkotaan Ordinary News
  • Gubri Abdul Wahid Serahkan Bantuan Rumah Layak Huni untuk Warga Selensen Ordinary News
  • Tak Hanya karena Kekurangan Kalsium, Ini Faktor yang Memengaruhi Kesehatan Tulang Health
  • Gandeng Praktisi, Dr Karmila Sari Bedah Strategi Didik Generasi Z & Alpha di Rokan Hilir Advertorial
  • Tragedi Minggu Pagi, Satu Keluarga Tewas Terbakar dalam Ruko di Pekanbaru News Update
  • Jalan Umum Ditutup Perusahaan di Kampar, DPRD Riau Angkat Bicara News Update

LIVE ON AIR

Breaking News
  • Waspada Komplikasi Campak, IDAI Ingatkan Orang Tua Lengkapi Imunisasi Vaksin MR untuk Lindungi Anak
  • Apresiasi Sinergi Imunisasi, Dinkes Riau Targetkan Penurunan Angka ‘Zero Dose’ 25 Persen di Tahun 2026
  • Harga Emas Pegadaian Naik pada 16 April 2026, Antam Tembus Rp3.009.000 per Gram

KONTAK KAMI :

RADIO SMART PEKANBARU

Jalan Imam Munandar (Harapan Raya) No. 383, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. 28282

 

Email: officialsmartpku@gmail.com
Marketing : 0857 1111 8188
Program : 0811 757 1018

  • Emas Antam Hari Ini, 28 Juli 2025, Terkoreksi Rp1.000 per Gram Economy
  • AM Government Service Witel Riau Perkuat Retensi Pelanggan melalui Pembahasan Pembaruan SPH dengan Pengadilan Agama Pekanbaru Ordinary News
  • Kampar Adakan Pasar Murah Hadapi Anjloknya Pasokan Bahan Makanan Pascabencana Sumbar, Sumut dan Aceh Government
  • Pemko Pekanbaru Hadirkan Mobil Pak Aman Sebagai Solusi Pangan Murah Untuk Masyarakat Riau
  • KalaMusika Konser Kata Kata 2025, Gubernur Riau Abdul Wahid Bawakan Puisi “Hilang Rimba Hilang Bahasa” EVENT
  • Pemprov Riau Teken MoU Program Satu Data Dengan BPS RI Ordinary News
  • Harga Emas Dunia Menguat Didorong Tarif Trump dan Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga AS Economy
  • UPDATE Demo 1 September di Riau : Beberapa Sekolah Belajar Daring, Lalin Depan DPRD Riau Dialihkan News Update

Copyright ©052024 by @brodan

Powered by PressBook News WordPress theme