SMARTPEKANBARU.COM – Setiap orang memiliki gaya kerja yang berbeda.
Mengenali tipe kepribadian kerja dapat membantu memahami kekuatan diri sekaligus menemukan jalur karier yang paling sesuai.
William Vanderbloemen, seorang pengusaha, pendeta, pembicara, dan penulis yang juga menjabat sebagai CEO sekaligus pendiri Vanderbloemen Search Group, sebuah firma pencarian eksekutif yang melayani gereja, pelayanan, dan organisasi berbasis agama, bersama timnya melakukan wawancara terhadap 300.000 orang.
Dari wawancara tersebut, seperti dilansir CNBC, diperoleh berbagai wawasan tentang faktor-faktor yang cenderung membuat seseorang sukses atau justru mengalami kesulitan dalam kehidupan kerja mereka.
Dalam bukunya berjudul Work How You Are Wired: 12 Data-Driven Steps to Finding a Job You Love, Vanderbloemen menganalisis data kepuasan dan kinerja karier, serta profil kepribadian untuk mengidentifikasi 12 tipe pekerja.
Pola tersebut menunjukkan bahwa orang-orang yang pekerjaannya sesuai dengan tipe kepribadian mereka umumnya lebih bahagia dan lebih sukses.
Berikut enam tipe pekerja yang paling umum, beserta beberapa karier terbaik dan terburuk untuk masing-masing tipe:
1. Pekerja Cepat
Jika Anda selalu menjadi orang pertama yang merespons di obrolan grup, cenderung langsung terjun dan mengeksplorasi teknologi baru, serta mudah merasa tidak sabar terhadap orang-orang yang bekerja lebih metodis, tipe ini mungkin cocok untuk Anda.
“Pekerja cepat” berkembang di lingkungan yang menuntut mereka untuk segera memecahkan masalah, mengatasi hambatan, membuat keputusan, dan melihat hasil secara langsung.
Mereka sering merasa frustrasi jika tidak memiliki tujuan yang jelas atau harus menunggu orang lain untuk menentukan arah maupun menyelesaikan sesuatu.
Karier terbaik: pialang saham, ahli bedah UGD/trauma, perawat triase, teknisi medis darurat (EMT), juru lelang, makelar properti/agen real estat, asisten eksekutif, pengacara litigasi, spesialis penanggulangan krisis, produser televisi.
Karier terburuk: pengasuh lansia, guru, ahli hortikultura, peneliti, seniman, aktuaris, administrator universitas.
2. Pekerja yang Tangkas
Pekerja yang tangkas berada di habitat alami mereka ketika mengelola beberapa proyek sekaligus atau saat pekerjaan menuntut mereka untuk terus mencoba hal-hal baru.
Mereka tangguh dan memandang hambatan sebagai peluang untuk belajar.
Pekerja tipe ini merasa paling puas ketika dapat mengeksplorasi dan berkembang, serta merasa terkekang saat tidak memiliki otonomi.
Karier terbaik: tukang ledeng atau tukang listrik perumahan, pengusaha, satpam, penulis iklan, arsitek, insinyur, pilot, pengontrol lalu lintas udara, mekanik, penjahit, pramutamu, perencana acara, konsultan.
Karier terburuk: pemrogram, asisten peneliti, pustakawan, penata lanskap, teller bank, operator CAD (Computer-Aided Design).
3. Pekerja Perencana
Pekerja perencana memiliki pandangan ke depan, menerapkan pendekatan proaktif, dan dikenal sebagai perencana yang teliti.
Perencanaan membantu mereka mengurangi stres dan menemukan kendali di tengah situasi yang kacau.
Mereka biasanya tidak menyukai birokrasi yang menghambat produktivitas, serta merasa kesal terhadap orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan menghindari tugas.
Karier terbaik: perencana pernikahan, akuntan pajak, guru, perawat, dokter gigi, pengacara paten, ahli kecantikan, reporter, direktur orkestra.
Karier terburuk: pengusaha, pekerjaan penjualan berbasis komisi penuh, perwakilan layanan pelanggan, spesialis PR krisis, pengembang web, dokter UGD, negosiator sandera.
4. Pekerja yang Berorientasi pada Tujuan
Jika keinginan untuk melakukan pekerjaan yang bermakna lebih penting bagi Anda dibandingkan pertimbangan lainnya, kemungkinan besar Anda termasuk pekerja yang berorientasi pada tujuan.
Mereka cenderung bersemangat terhadap pekerjaannya, tidak mementingkan diri sendiri dalam upaya melayani kebaikan yang lebih besar, serta mengandalkan ketahanan untuk terus melangkah.
Ketahanan ini sering dibutuhkan dalam pekerjaan yang membuat mereka menyaksikan tragedi atau memikul beban emosional yang berat.
Seperti pekerja perencana, mereka bukan penggemar birokrasi dan mudah merasa kesal terhadap rekan kerja yang tidak menjalankan perannya.
Karier terbaik: pengacara atau pembela umum, direktur organisasi nirlaba, kepala bidang kebudayaan, direktur pemakaman, pendeta, pekerja sosial, guru, konselor bimbingan, manajer SDM, perencana keuangan.
Karier terburuk: sebagian besar pekerjaan di bidang asuransi kesehatan dan keuangan, perwakilan penjualan, pengacara perusahaan, eksekutif periklanan, perwakilan telemarketing, politisi, petugas pemasyarakatan.
5. Pekerja Penghubung/Relasional
Jika Anda senang merencanakan pesta hanya untuk melihat orang lain tersenyum, tipe ini mungkin menggambarkan diri Anda.
Pekerja yang terhubung umumnya ekstrovert dan empatik.
Mereka secara alami menjaga relasi serta tanggap terhadap kebutuhan orang lain.
Mereka juga strategis, gemar mengajukan pertanyaan yang tepat, dan memiliki ingatan yang baik, atau setidaknya mencatat detail penting tentang orang-orang yang mereka temui.
Pekerja tipe ini biasanya merasa terkekang oleh pekerjaan yang monoton atau terlalu terisolasi.
Karier terbaik: perekrut, penata rambut, pelobi, asisten penjualan, praktisi humas, manajer komunitas, politisi, penggalang dana, agen, pengusaha, kontraktor.
Karier terburuk: akuntan, aktuaris, seniman, asisten virtual, editor, pengembang web, desainer grafis, ilmuwan peneliti, arsiparis, spesialis dukungan teknis.
6. Pekerja yang Peka
Pernahkah Anda mendapati diri berada di pinggir pesta sambil mengamati apa yang dilakukan orang lain?
Apakah Anda senang membuat atau membahas profil kepribadian?
Apakah Anda termasuk orang yang cenderung terlalu banyak berpikir?
Jika iya, Anda mungkin termasuk pekerja yang peka.
Mereka biasanya memiliki kemampuan mendengarkan, observasi, dan kecerdasan emosional yang kuat, yang membantu mereka memahami serta bekerja sama dengan orang lain.
Namun, mereka dapat mengalami kesulitan dalam pekerjaan yang sepenuhnya jarak jauh, komunikasi yang membingungkan, atau situasi yang mengharuskan mereka bertindak bertentangan dengan nilai-nilai pribadi.
Karier terbaik: pelatih kehidupan, instruktur yoga, mediator, konsultan, asisten penjualan, manajer SDM, pekerja sosial, manajer proyek, negosiator sandera.
Karier terburuk: pemrogram komputer, hakim, pegawai pemerintah, penjaga taman, resepsionis, perancang gim.
Tipe Pekerja Mana yang Paling Sesuai dengan Saya?
Jika Anda belum yakin termasuk dalam kategori tipe pekerja yang mana, Anda dapat mengikuti tes kepribadian yang tersedia secara online.
Tribunnews merangkum tiga situs yang dapat digunakan untuk menguji tipe kepribadian pekerja, yaitu:
1. Truity
Link: https://www.truity.com/view/tests/personality-tests-workplace
Truity merupakan platform online yang menyediakan berbagai tes kepribadian dan karier berbasis penelitian psikologi, seperti DISC, Big Five, Enneagram, serta tes kepribadian 16 tipe yang terinspirasi dari teori Briggs & Myers.
Tes-tes tersebut banyak digunakan untuk meningkatkan self-awareness, pengembangan diri, serta penerapannya di lingkungan kerja maupun profesional.
2. Personality at Work
Link: https://personalityatwork.co/
Personality at Work adalah situs yang menyediakan tes kepribadian gratis berbasis 16 tipe kepribadian yang mirip dengan MBTI.
Selain tes, platform ini juga menyajikan berbagai konten terkait pemahaman diri, hubungan interpersonal, serta bagaimana kepribadian memengaruhi cara seseorang bekerja dan berinteraksi dengan orang lain.
3. Alison
Link: https://alison.com/psychometric-test/personality
Alison merupakan platform pembelajaran online global yang menawarkan berbagai tes psikometrik, kursus, serta alat pengembangan karier secara gratis.
Sumber : Tribunnews.com
