Skip to content
RADIO SMART PEKANBARU

RADIO SMART PEKANBARU

Kanal Bisnis & Inspirasi

  • News Update
  • Business Today
  • Live Talkshow
  • Ordinary News
  • Advertorial
  • Streaming
  • Info Pajak
  • Haloawalbros
  • Toggle search form
  • Puncak Arus Mudik di Bandara SSK II Pekanbaru Diperkirakan H-2, Extra Flight Disiapkan Business Today
  • Witel Riau dan Diskominfo Kabupaten Lingga Siapkan Penerapan Klik Katalog Versi 6 untuk Pengadaan Barang dan Jasa Ordinary News
  • 80 Persen Utang Tunda Bayar 2023 Telah Bayar, BPKAD Pelalawan Desak OPD Tuntaskan Berkas Pencairan Ordinary News
  • Jaga Kepercayaan Publik, Gubri Abdul Wahid: PWI Mitra Strategis Pemerintah Riau
  • 5 Manfaat Teh Nanas untuk Kesehatan Health

Menperin: Kekuatan Mafia Impor Luar Biasa

Posted on 15 Desember 202515 Desember 2025 By Syarifah Saidatul Ummah

SMARTPEKANBARU – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut mafia impor memiliki kekuatan yang luar biasa.

Agus mengatakan, negara-negara maju di dunia saat ini menerapkan kebijakan untuk memproteksi industri dalam negeri mereka dengan memperketat aturan impor dari luar negeri.

Kondisi itu, menurutnya, berbeda dengan Indonesia yang tampak setengah hati.

“Saya pikir kekuatan mafia impor itu luar biasa, itu yang menjadi tantangan bagi kita,” kata Agus dalam pembukaan Business Matching Produk dalam Negeri di Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin (15/12/2025).

Agus mengaku persoalan itu ia renungkan hingga menjelang tidur.

Ia menerka-nerka penyebab perlindungan industri dalam negeri tidak dilakukan sepenuh hati.

Menurut Agus, negara-negara di dunia saat ini berlomba-lomba memperketat barang impor, alih-alih membuka diri. Kebijakan itu bahkan diterapkan oleh negara yang kebijakan ekonominya dianggap sangat liberal.

Perlindungan industri dilakukan di antaranya melalui pemberlakuan tarif terhadap barang impor. “Sementara Indonesia malu-malu terkesan malu-malu untuk melindungi industri dalam negerinya. Ini kan sangat disayangkan,” ujar Agus.

“Semua negara yang kita anggap paling liberal justru dia memproteksi, kita kok malu-malu memproteksi,” tambahnya. Lebih lanjut, politikus Partai Golkar itu menyebut kebijakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) menjadi upaya Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk memproteksi industri dalam negeri.

Kebijakan itu bertujuan mendorong penggunaan produk dan jasa dalam negeri, terutama dalam kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah.

Aturan itu dinilai lentur sekaligus tidak melanggar aturan internasional seperti ketetapan Orgainsasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO).

“Dia melindungi industri dalam negeri, dan juga pada gilirannya dia berhasil melindungi tenaga kerja, dan juga mencetak tenaga kerja baru di tanah air,” tutur Agus.

Sebagai informasi, persoalan impor menjadi momok perekonomian tanah air. Maraknya impor barang-barang murah yang kemudian membanjiri pasar menyulitkan industri hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Tidak hanya sulit berkembang, banyak industri manufaktur bahkan gulung tikar gara-gara barang impor.

Belakangan, pemerintah mulai memperketat impor, di antaranya dilakukan dengan memperbaiki kinerja Direktorat Bea dan Cukai.

Sumber : Kompas.com

Business Today, Economy, Ordinary News

Navigasi pos

Previous Post: Kategori Daerah Rentan Korupsi, Skor Integritas Rendah Jadi Alarm Darurat di Riau
Next Post: Dampak Ekonomi Raperda KTR Disoroti Pelaku Usaha Hotel

Related Posts

  • Bank Dunia Proyeksi Defisit APBN Melebar, Purbaya: Suka-suka Dia, Kadang Meleset Business Today
  • DPRD Pekanbaru Apresiasi Operasi P2KS oleh Tim Gabungan Pemko, Pastikan Tak Lagi Turun ke Jalan Ordinary News
  • Harga CPO Riau Turun ke Rp 14.574 per Kg, Kernel Rp 13.694 per Kg, Periode 24-30 September 2025 Business Today
  • Perluas Kerja Sama Antar Daerah ke Jawa, BI Riau dan TPID Perkuat Pasokan Cabai dan Bawang Merah Ordinary News
  • Resmi, Pertamina Luncurkan Anugerah Jurnalistik 2025 Ordinary News
  • Perkuat Hubungan Institusional, Telkom dan DPRD Rohul Rencanakan Pengembangan Jaringan Internet untuk Desa Terpencil di 2025 Ordinary News

LIVE ON AIR

Breaking News
  • Harga Emas Pegadaian Naik pada 16 April 2026, Antam Tembus Rp3.009.000 per Gram
  • Seleksi Komisaris PT SPR Diperpanjang, Dorong Penguatan Kinerja BUMD
  • Optimalkan Deteksi Stroke, dr. Yan Leo Tambunan Paparkan Keunggulan Teknologi DSA di RS Awal Bros

KONTAK KAMI :

RADIO SMART PEKANBARU

Jalan Imam Munandar (Harapan Raya) No. 383, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. 28282

 

Email: officialsmartpku@gmail.com
Marketing : 0857 1111 8188
Program : 0811 757 1018

  • Disdikbud Siak Larang Sekolah Liburan Keluar Daerah Selama Natal dan Tahun Baru Government
  • Tim Gabungan Tangkap Pelaku Perambah 13 Hektar Hutan Cagar Biosfer GSK Ordinary News
  • Harga Minyakita di Atas HET, Warga Desak Pemerintah Lakukan Sosialisasi Economy
  • Gandeng Praktisi, Dr Karmila Sari Bedah Strategi Didik Generasi Z & Alpha di Rokan Hilir Advertorial
  • Bukan Kopi, Kami Memilih ‘One Shot’ Jamu di Malam Minggu Lifestyle
  • Riau Perkuat Sistem Penetapan Harga Sawit Plasma, Agar Petani Tidak Dirugikan Business Today
  • IHSG Bullish Terbatas, IPOT Soroti Potensi Kejenuhan Investor Economy
  • REHAB, Solusi Atasi Tunggakan Iuran JKN-mu News Update

Copyright ©052024 by @brodan

Powered by PressBook News WordPress theme