SMARTPEKANBARU.COM – Pemerintah terus mempercepat perbaikan dan pemulihan infrastruktur yang terdampak bencana Sumatera, termasuk infrastruktur layanan kesehatan.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno mengatakan bahwa seluruh rumah sakit umum daerah (RSUD) yang berada di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) kini telah beroperasi kembali, meskipun beberapa diantaranya belum beroperasi penuh akibat terdampak bencana banjir dan longsor akhir November lalu.
“Alhamdulillah perlu kita syukuri saat ini seluruh RSUD telah beroperasi, masih ada sebagian yang belum beroperasi penuh,” kata Pratikno dalam konferensi pers pemulihan dan rencana strategis Pasca bencana di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin, (29/12/2025).
Sementara itu dari 867 puskesmas yang terdampak kata dia sebagian besar telah beroperasi kembali. Hanya delapan yang saat ini masih dalam proses pemulihan.
“Saat ini tinggal 8 yang masih dalam tahap recovery, dan terus dilakukan percepatan pemulihan,” katanya.
Dalam membantu percepatan pelayanan kesehatan, pemerintah kata Pratikno terus menambah tenaga medis ke lokasi terdampak bencana. Mulai dari perawat, dokter umum, hingga dokter spesialis.
“Menjadi relawan kesehatan di daerah Terisolir dengan fokus pada layanan kesehatan dasar, bedah minor, dan trauma healing,” katanya.
Kekurangan tenaga dokter menjadi masalah pada bencana Sumatera. Pasalnya banyak dokter yang juga menjadi korban bencana. Setidaknya pada awal bencana terdapat kekurangan sekitar 300 dokter.
Sebelumnya dalam kunjungan kedua Presiden Prabowo Subianto meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menerjunkan dokter magang ke lokasi bencana Sumatera. Hal itu disampaikan Presiden dalam kunjungan keduanya ke Sumatera pada 7 Desember lalu.
“Saya kira bisa itu, perguruan tinggi bisa dikerahkan juga itu. Internship,” kata Presiden.
Sumber : Tribunnews.com
