Skip to content
RADIO SMART PEKANBARU

RADIO SMART PEKANBARU

Kanal Bisnis & Inspirasi

  • News Update
  • Business Today
  • Live Talkshow
  • Ordinary News
  • Advertorial
  • Streaming
  • Info Pajak
  • Haloawalbros
  • Toggle search form
  • Anggota DPR Fraksi Golkar Desak Eksekusi Silfester Matutina Government
  • Menhut soal Aset Rampasan Diserahkan ke PT Timah: Momen Perkuat Tata Kelola Nasional
  • Bupati Siak Ubah Rumah Dinas Menjadi Rumah Rakyat Riau
  • Jadwal Libur Panjang Akhir Tahun 2025, ASN Pemprov Riau Ini Tetap Ikut Aturan Government
  • Hanya Satu Petinju Pertina Riau yang Masuk Semifinal Piala Panglima TNI 2025 Olahraga

UNTR Kejar Tambang Emas Baru di Sulut dan Australia

Posted on 21 November 202521 November 2025 By Syarifah Saidatul Ummah

SMARTPEKANBARU – PT United Tractors Tbk (UNTR) terus memacu ekspansi di bisnis emas. Emiten Grup Astra ini sedang menuntaskan akuisisi tambang emas di Sulawesi Utara sambil mengejar peluang serupa di Australia. Corporate Secretary UNTR Ari Setiyawan menyampaikan proses pengambilalihan Proyek Doup dari PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) sudah masuk tahap pemenuhan syarat. “Mudah-mudahan kami bisa closing pada bulan Desember. Sudah CSPA, lalu pemenuhan conditions precedents. Kalau itu semua berjalan lancar, semoga paling lambat 23 Desember atau lebih cepat,” ujar Ari di Lampung, Kamis (20/11/2025).

UNTR melalui PT Danusa Tambang Nusantara meneken perjanjian pembelian 99,99996 persen saham PT Arafura Surya Alam (ASA).

PT Energia Prima Nusantara (EPN) juga mengambil porsi kecil dari Jimmy Budiarto, termasuk saham ASA dan MBP. Total nilai transaksinya mencapai 540 juta dolar AS. ASA mengelola tambang emas Doup.

UNTR juga memburu aset emas di Australia. Ari menyebut beberapa aset sudah masuk pipeline akuisisi, meski belum ada kesepakatan. Kantor perwakilan di Perth yang baru dibuka berfungsi sebagai perpanjangan tangan untuk menjajaki calon aset. “Banyak prospek di sana yang perlu lebih didekati,” kata Ari.

Strategi non-batu bara UNTR menargetkan keseimbangan pendapatan antara batu bara dan non-batu bara pada 2030. Sekitar 60 persen pendapatan masih terkait batu bara. Aset mineral dianggap jalan tercepat untuk mengejar porsi non-batu bara. “Di batubara sudah besar, sekarang kami cari mineral yang signifikan. Sekarang cari tambang di Indonesia nggak banyak, jadi kami lihat peluang di sana masih banyak aset potensial,” ucap Ari. Perusahaan menyiapkan ekspansi lintas komoditas. Nikel, emas, dan energi terbarukan menjadi fokus.

“Kami mempercepat dari yang non-coal,” kata Ari.

Ekspansi energi terbarukan EPN terus menggarap proyek energi hijau. Direktur EPN Boy Gemino Kalauserang menjelaskan ada banyak proyek yang sedang dievaluasi, termasuk lewat Arkora Hydro dan entitas lain. Salah satu proyek yang maju adalah PLTA 18 MW di Aceh yang ditangani PT Redelong Hydro Energy. Proyek ini menunggu Letter of Agreement dari PLN. “Intinya secara pipeline, kami mengeksplorasi proyek yang kira-kira punya potensi,” ujar Boy. EPN juga meningkatkan performa aset eksisting. PLTM Besai Kemu di Lampung menjadi salah satu tumpuan.

Kapasitasnya 2 × 3,5 MW. Presiden Direktur UEP Asep Iwan Gunawan menyebut produksi listriknya konsisten di kisaran 33,4 GWh per tahun dan berpotensi menembus 44,5–45 GWh pada 2025.

“Secara target ke PLN sudah terlewati,” kata Asep.

Sumber : Kompas.com

Business Today, Economy, Ordinary News

Navigasi pos

Previous Post: Mengenal Atrial Fibrillation: Gangguan Irama Jantung Senyap yang Bisa Picu Stroke
Next Post: Prediksi Tren Perawatan Kecantikan 2026, Semakin Glowing Natural, Bukan Make up Tebal

Related Posts

  • Beban Utang Kian Berat, Pemerintah Perlu Evaluasi Proyek Mercusuar Business Today
  • Pj Sekdaprov Riau Ajak ASN Siapkan Diri Hadapi Tantangan Sosial dan Keuangan Setelah Pensiun Ordinary News
  • Kejari Akan Lakukan Penuntutan Terpisah Terhadap Anggota DPRD Kampar Irwan dalam Korupsi Dana KUR Government
  • Aturan Baru Mendag: 35 Persen Distribusi Minyakita Wajib Lewat BUMN Business Today
  • Benjolan di Pusar atau Lipatan Paha Anak Muncul Lalu Hilang, Benarkah Itu Hernia?  Ordinary News
  • Dana Transfer Provinsi Belum Cair, Perangkat Desa se Kuansing Gigit Jari Economy

LIVE ON AIR

Breaking News
  • Waspada Komplikasi Campak, IDAI Ingatkan Orang Tua Lengkapi Imunisasi Vaksin MR untuk Lindungi Anak
  • Apresiasi Sinergi Imunisasi, Dinkes Riau Targetkan Penurunan Angka ‘Zero Dose’ 25 Persen di Tahun 2026
  • Harga Emas Pegadaian Naik pada 16 April 2026, Antam Tembus Rp3.009.000 per Gram

KONTAK KAMI :

RADIO SMART PEKANBARU

Jalan Imam Munandar (Harapan Raya) No. 383, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. 28282

 

Email: officialsmartpku@gmail.com
Marketing : 0857 1111 8188
Program : 0811 757 1018

  • Capai 96 Persen, Bupati Rohul Pimpin Apel Perdana Usai Lebaran Ordinary News
  • Rupiah Melemah Tipis di Akhir Pekan Ordinary News
  • OJK Terapkan Aturan Baru, Risiko Kredit Tak Boleh Dibebankan Penuh ke Penjamin Economy
  • Bantah Kebocoran Data Wajib Pajak, DJP Telah Koordinasi dengan Kominfo, BSSN dan Polri Economy
  • Benjolan di Leher Sering Diabaikan, Tak Terasa Sakit Tapi Lambat Laun Ganggu Kualitas Hidup Health
  • Nelayan Hilang Diduga Diterkam Buaya di Sungai Rokan, Tim SAR Lakukan Pencarian Riau
  • Telkom Wilayah Riau Kunjungi Fox Hotel Guna Penguatan Infrastruktur Jaringan dan Peningkatkan Kualitas Konektivitas Ordinary News
  • 5 healthy habits that you need to practice Highlights

Copyright ©052024 by @brodan

Powered by PressBook News WordPress theme